MORFOLOGI: AFIKSASI
DAN KLITISASI
1.
Pengantar
Diantara proses-proses morfemis yang terpenting adalah Afiksasi, yaitu
pengimbuhan Afiks. Empat macam Afiks, yaitu :
a. Prefik : diimbuhkan disebelah kiri dasar dalam proses yang disebut
Prefiksasi.
b. Sufiks : diimbuhkan disebelah kanan dasar dalam proses yang di sebut
Sufiksasi.
c. Infiks : diimbuhkan dengan penyisipan didalam dasar itu, dalam proses
Infiksasi.
d. Konfiks : diimbuhkan untuk sebagian disebelah kiri dasar dan sebagaian
diseblah kanan
dasar dalam proses Konfiksasi.
Dua fungsi yang dimiliki oleh proses Afiksasi,
yaitu :
1. Fleksi, yaitu Afiksasi yang membentukkan alternan-alternan dari bentuk
yang tetap merupakan kata atau unsur leksial yang sama.
2. Derivasi, yaitu Afiksasi yang menurunkan kata atau unsur leksial yang
lain dari unsur leksial tertentu.
2.
Contoh Afiksasi
Prefiks (men), mendapat dll. Perfiks (pen), penterjemah dll.
Sufiks (an),
akhiran dll.
3.
Konfiks
Salah satu hal yang dapat menjadi masalah analisis
kesulitan untuk membedakan konfiksasi dari pengimbuhan rangkap oleh prefiks dan
sufiks pada bentuk dasar yang sama.
4.
Tipologi Prefiksasi dan Sufiksasi
Tipologi dalam Ilmu Linguistik berarti “Jenis” Bahasa atau
Penelitian Tentang Ilmu Bahasa
5.
Komplikasi Diakronik Dalam Penelitian Morfologis
Bahasa Indonesia menunjukan Komplikasi Diakronik seperti
ini, khususnya akibat pemungutan kata dari Bahasa Arab. Misalnya, Hakiki yang
berasal dari Hakikat dan Ilahi yang berasal dari Allah.
6.
Teknik Deskripsi Morfologi
Teknik Deskripsi Morfologi ini dipergunakan untuk analisis
teks. Para Linguistik mempergunakan Tiga Baris. Baris Pertama (memuat teks itu
sendiri, yang tidak lain adalah data dan dinamai Baris Besar), Baris Kedua
(memuat analisis morfem demi morfem, baris itu disebut Glos (terjemahan antar
baris), dan Baris Ketiga (memuat terjemahan bebas).
7.
Paradigma, Fleksi dan Derivasi
Para Ahli Linguistik memakai istilah Paradigma untuk
golongan konstruksi morfemis dengan dasar yang sama. Sebagian besar dari para
Ahli Linguistik sebenarnya memakai istilah Paradigma hanya untuk dafter
alternan-alternan didalam batas kata yang sama secara Fleksi.
8.
Klitika
Klitika termasuk morfem yang palng sulit dalam analisis Gramatikal. Klitika biasanya
adalah morfem yang pendek dan memuat arti yang tidak mudah dideskripsikan
secara leksial.
Klitika dibedakan menjadi dua, yaitu Proklitika dan
Enklitika.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar